Lautaro Martínez: Menjadi Top Scorer Ketiga Sepanjang Masa Inter Milan dengan 171 Gol
ElangUpdate - Jakarta, 9 Februari 2026 - Dalam dunia sepak bola yang penuh dengan cerita heroik dan pencapaian luar biasa, nama Lautaro Martínez kini semakin bersinar di panggung Serie A Italia.
Pemain asal Argentina ini baru saja mencatatkan sejarah baru bersama Inter Milan dengan mencetak gol ke-171-nya, menyamai rekor Roberto Boninsegna dan menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa klub Nerazzurri.
Gol tersebut dicetak dalam kemenangan telak 5-0 atas Sassuolo pada 8 Februari 2026, menandai momen penting dalam karirnya yang gemilang.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam tentang perjalanan Lautaro, pencapaiannya, serta daftar lengkap top scorer all-time Inter Milan, semuanya disusun dengan perspektif segar dan analisis mendalam untuk memberikan wawasan baru bagi para penggemar sepak bola.
Profil Singkat Lautaro Martínez: Dari Bahía Blanca ke San Siro
Lautaro Javier Martínez lahir pada 22 Agustus 1997 di Bahía Blanca, Argentina. Sejak kecil, ia menunjukkan bakat luar biasa dalam olahraga, terutama sepak bola.
Karir profesionalnya dimulai di klub lokal Liniers sebelum bergabung dengan Racing Club pada usia 15 tahun.
Di Racing, Lautaro cepat naik daun, mencetak 27 gol dalam 60 penampilan di liga domestik Argentina. Penampilannya yang impresif menarik perhatian klub-klub Eropa, dan pada musim panas 2018, Inter Milan merekrutnya dengan biaya transfer sekitar 23 juta euro.
Kedatangannya ke Inter diwarnai ekspektasi tinggi, terutama setelah kepergian Mauro Icardi yang kontroversial. Lautaro, yang dijuluki "El Toro" (Si Banteng) karena gaya bermainnya yang agresif dan kuat, segera membuktikan nilai dirinya.
Ia bukan hanya seorang pencetak gol ulung, tapi juga pemain tim yang mampu berkontribusi dalam assist dan pertahanan.
Di level internasional, Lautaro telah menjadi bagian integral dari tim nasional Argentina, membantu mereka memenangkan Copa America 2021 dan Piala Dunia 2022, di mana ia mencetak gol krusial.
Hingga Februari 2026, Lautaro telah tampil dalam 368 pertandingan untuk Inter di semua kompetisi, mencetak 171 gol dan memberikan puluhan assist.
Angka ini tidak hanya mencerminkan produktivitasnya, tapi juga konsistensinya di tengah persaingan ketat Serie A dan kompetisi Eropa seperti Liga Champions.
Perjalanan Menuju 171 Gol: Milestone Penting dalam Karir Lautaro di Inter
Perjalanan Lautaro menuju posisi ketiga top scorer all-time Inter penuh dengan momen-momen ikonik. Gol pertamanya untuk Inter datang pada September 2018 dalam kemenangan 2-1 atas Cagliari.
Sejak itu, ia terus menumpuk gol, terutama setelah berduet dengan Romelu Lukaku di musim 2019-2020, di mana mereka membawa Inter ke final Liga Europa.
Beberapa milestone penting:
- 100 Gol Pertama: Dicapai pada Maret 2023 dalam pertandingan melawan Spezia, menjadikannya pemain Argentina kedua setelah Hernan Crespo yang mencapai angka tersebut di Serie A.
- Juara Serie A 2020-2021: Lautaro mencetak 17 gol di liga, berkontribusi besar dalam mengakhiri dominasi Juventus selama sembilan tahun.
- Top Scorer Serie A 2023-2024: Dengan 24 gol, ia memenangkan penghargaan Capocannoniere dan MVP Serie A, membawa Inter ke gelar Scudetto kedua.
- Gol di Liga Champions: Lautaro telah mencetak lebih dari 20 gol di kompetisi Eropa, termasuk gol penting di final 2023 melawan Manchester City.
- 171 Gol: Gol terbaru melawan Sassuolo pada 8 Februari 2026, menyamai Boninsegna dan menempatkannya di posisi ketiga.
Analisis statistik menunjukkan bahwa Lautaro memiliki rasio gol per pertandingan sekitar 0.46, yang kompetitif dibandingkan legenda-legenda Inter.
Ia unggul dalam gol dari dalam kotak penalti, sundulan, dan tendangan penalti, menunjukkan versatilitasnya sebagai striker modern.
Daftar Lengkap Top Scorer All-Time Inter Milan
Inter Milan, didirikan pada 1908, memiliki sejarah panjang dengan pencetak gol legendaris. Berikut adalah daftar lengkap top scorer all-time berdasarkan data terkini hingga Februari 2026, termasuk gol di semua kompetisi resmi (Serie A, Coppa Italia, kompetisi Eropa, dan lainnya).
Daftar ini disusun dari sumber terpercaya seperti situs resmi Inter, Transfermarkt, dan Wikipedia, dengan penyesuaian untuk pencapaian terbaru Lautaro.
| Peringkat | Nama Pemain | Negara | Periode | Penampilan | Total Gol | Rasio Gol/Match |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Giuseppe Meazza | Italia | 1927–1940, 1946–1947 | 408 | 287 | 0,70 |
| 2 | Alessandro Altobelli | Italia | 1977–1988 | 466 | 209 | 0,45 |
| 3 | Roberto Boninsegna | Italia | 1969–1976 | 287 | 171 | 0,60 |
| 3 | Lautaro Martínez | Argentina | 2018–sekarang | 368 | 171 | 0,46 |
| 5 | Sandro Mazzola | Italia | 1960–1977 | 565 | 161 | 0,28 |
| 6 | Luigi Cevenini III | Italia | 1912–1927 | 190 | 158 | 0,83 |
| 7 | Benito Lorenzi | Italia | 1947–1958 | 314 | 143 | 0,46 |
| 8 | István Nyers | Hungaria | 1948–1954 | 182 | 133 | 0,73 |
| 9 | Mauro Icardi | Argentina | 2013–2019 | 219 | 124 | 0,57 |
| 10 | Christian Vieri | Italia | 1999–2005 | 190 | 123 | 0,65 |
Catatan: Daftar ini mencakup hingga 15 posisi teratas untuk kelengkapan, dengan data diambil dari sumber resmi dan di-update berdasarkan pertandingan terbaru.
Rasio gol per match dihitung secara aproximasi untuk memberikan gambaran efisiensi masing-masing pemain.
Analisis: Apa yang Membuat Lautaro Berbeda dari Legenda Lain?
Lautaro Martínez bukan hanya pencetak gol; ia adalah simbol era modern Inter di bawah kepemimpinan Simone Inzaghi.
Dibandingkan dengan Giuseppe Meazza, yang mendominasi era pra-Perang Dunia II dengan gaya permainan yang lebih primitif, Lautaro bermain di liga yang lebih kompetitif dengan tekanan tinggi dan taktik canggih.
Meazza mencetak 287 gol dalam 408 pertandingan, sementara Lautaro mencapai 171 dalam 368 laga angka yang mengesankan mengingat ia masih aktif.
Dibandingkan Alessandro Altobelli (209 gol), Lautaro memiliki potensi untuk melampaui rekor tersebut jika bertahan lebih lama di Inter.
Kontraknya hingga 2028 memberikan peluang untuk terus menambah gol. Selain itu, sebagai pemain non-Italia pertama yang masuk tiga besar, Lautaro mewakili globalisasi sepak bola Italia, mengikuti jejak compatriot seperti Icardi dan Angelillo.
Faktor kunci kesuksesan Lautaro termasuk fisik yang kuat, insting gol yang tajam, dan kemampuan beradaptasi dengan rekan setim seperti Marcus Thuram dan Hakan Çalhanoğlu.
Di musim 2025-2026, ia telah mencetak 14 gol di Serie A saja, menjaga Inter di puncak klasemen.
Masa Depan Lautaro di Inter: Bisa Kah Melampaui Rekor?
Dengan usia 28 tahun, Lautaro masih berada di puncak performa. Jika ia terus bermain konsisten, mencapai 200 gol bukan mimpi. Inter sedang membangun tim kuat untuk bersaing di Eropa, dan Lautaro adalah pusatnya. T
antangan seperti cedera atau transfer rumor (meski ia setia) bisa menjadi penghalang, tapi dedikasinya terlihat dari perpanjangan kontrak baru-baru ini.
Bagi penggemar Nerazzurri, pencapaian ini adalah pengingat bahwa sejarah sedang dibuat. Lautaro bukan hanya pemain; ia adalah legenda yang sedang lahir. Mari kita saksikan bagaimana ia terus menorehkan tinta emas di buku sejarah Inter Milan.
- Sopan dan Menghargai — Komentar yang mengandung ujaran kebencian, diskriminasi, atau pelecehan akan dihapus.
- Fokus pada Topik — Hindari spam atau komentar yang tidak relevan dengan konten.
- Gunakan Bahasa yang Baik — Hindari kata-kata kasar atau tidak pantas.
- Tidak Mengiklankan — Komentar yang mengandung promosi pribadi atau iklan akan dihapus.
- Patuhi Hukum — Komentar yang melanggar hak cipta atau norma hukum akan ditindak tegas.
